aku adalah orang yang mungkin tidak seterkenal orang-orang yang lainnya tapi aku mempunyai cerita yang ingin aku bagi kepada kalian semua ... perkenalkan nama ku adalah hadi yanto dan aku adalah tokoh utama dalam cerita ini
semua berawal pada pagi hari yang akan menjadi awal dari carita ini... pada pagi itu aku terbangun dan menyadari bahwa seluruh bagian dari
kamarku tartutup oleh darah yang dimuntah kan oleh ayah ku
kini ayah telah ada di depan ku dalam keadaan tak bernyawa lagi karna kehabisan darah
dan aku pada saat itu tak tahu dan tak mengerti sam sekali apa itu kematian ...
pada
saat ayah akan di angkat kedalam kurung batang aku menagis dan berkata
pada semua orang yang mengangkat ayah ku aku berteriak dan berkata "
jangan bawa bapak ....... bapak mau beli es dan mau beli
kue '" pada saat itu aku adalah anak berusia 3 tahun yang belum bisa mengingat kejadian itu dengan jelas
mungkin itu adalah hal yang paling membuat ku tak mengerti akan semua yang ku alami
kini aku berusia 9 tahun dan kini aku sudah bersekolahaku adalah orang yang pintar di sekolah ku .....
aku
juga tidak pernah membuat orang tua ku yaitu ibu ku menjadi keberatan
akan biaya yang harus di keluarkan untuk ku jajan di sekolah... karena
aku dapat mencari nya sendiri dengan cara melukis untuk
para kakak kelas
... setiap aku meneriama raport aku selalu mendapat peringkat pertama di sekolah
hingga suatu ketika aku termenung dan aku bertanya pada ibu ku
" ibu aku rindu ayah ibu
kemana ayah ku ibu .......
mengapa semua teman selalu diantar oleh ayahnya saat ia akan pergi sekolah akan tetapi aku tidak ibuu
kemana ayah ku ibuu........"
ibu
ku hanya menjawab " bersabarlah nak .... ayah mu kini sedang mengaji
.... kamu harus berdabar dalam menunggunya ..." ibu ku berkata bohong
pada ku agar aku tidak sedih mengetahui bahwa ayah ku telah tiada
pada saat ini aku sedang menangis dan sebuah uluran tangan ada di hadapan ku........
aku tak tahu siapa yang mengulurkan tangan nya untukku
saat aku bertanya ia siapa .........
ia menjawab aku adalah ayah mu
aku menangis karena aku senang dapat melihat ayah ku
aku senang skali bisa melihat ayah
setiap hari aku di jaga dan disayang oleh ayah
ayah adalah orang yang paling aku sayang
walau pun ia adalah ayah tiri ku
hingga........... saat itu tiba aku tidak mengertia akan kehidupan ini
dan hingga saat ini aku benci untuk menggat itu
bibi ku adalah orang yang tak tahu terima kasih sama sekali
aku sangat ............
ia dengan mudahnya merampas ayah ku dari ibu
dengan cara yang tak baik
yaiitu
dengan membawanya pergi
aku benci sekali padanya
....................................................
kini aku tahu
ia bukanlah ayah ku
ia adalah ayah tiri ku
dan aku diantar oleh ibu ke sebuah pemakaman
dan itu adalah kali pertama bagi ku
mengunjungi sebuah pemakaman
dan aku melihat sebuah
kubur yang bertuliskan
" budi darsono
bin
seger"
aku bertanya pada ibu
"ibu ini kubur siapa ibu
..........."
ibu berkata padaku bahwa ini adalah kubur dari ayah
kandung ku
itu adalah kisah hidup ku yang masih banyak lagi
yang belum ku ceritakan
pada kalian
...........................
salju itu indah
snow...........
...........
waaahhhhhhhhh
BalasHapus